Banner 480

Tampilkan postingan dengan label penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penyakit. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 September 2012

Cara Mengobati Batu Ginjal Secara Alami Dengan Herbal

Cara mencegah gejala batu ginjal obat herbal batu ginjal tradisionalPenyakit batu ginjal merupakan penyakit yang masih jarang ditemui di Indonesia, walaupun belum banyak orang yang tahu akan penyakit Batu ginjal ini, banyak diantara para dokter telah memberikan informasi yang menyeluruh kepada semua orang yang mengalami gangguan ginjal. Anda pun harus mengetahui Gejala dan cara pencegahan batu ginjal agar Anda terhindar dari penyakit yang juga menakutkan ini.

Batu ginjal disebabkan oleh penggumpalan kristal mineral dan garam di dalam ginjal atau saluran kencing. Besarnya batu ginjal bervariasi, dari hanya sebesar butiran pasir sampai sebesar bola golf. Pada kebanyakan kasus, batu ginjal tidak menimbulkan gejala karena ukurannya kecil sehingga dapat terbuang sendiri melalui air seni tanpa kita sadari. Namun, kadang-kadang bila ukurannya besar mereka dapat tersangkut di saluran kencing sehingga menimbulkan sakit luar biasa yang disebut kolik. Dalam kasus lain, batu ginjal terus menetap dan perlahan-lahan membesar di dalam ginjal sehingga menyebabkan kerusakan permanen. Karena alasan tersebut, penting sekali untuk mencegah timbulnya batu ginjal.
Penyebab

Batu ginjal terutama disebabkan oleh kristalisasi kalsium oksalat (sejenis garam pada beberapa makanan) atau, yang lebih jarang, asam urat (limbah penguraian protein dalam tubuh). Konsumsi berlebihan makanan yang mengandung kalsium oksalat atau asam urat berisiko menimbulkan batu ginjal. Kurang mengkonsumsi cairan juga dapat menjadi penyebab. Bila kita kurang minum, air seni menjadi lebih kental sehingga memudahkan kristalisasi garam dan mineral. Kelainan metabolisme tertentu juga dapat membuat tubuh lebih mudah memproduksi batu ginjal.

Batu ginjal sering terulang pembentukannya, terutama bila faktor-faktor seperti pola makan dan pola minum seseorang tidak berubah. Pria dua kali lebih sering terkena dibandingkan wanita dan risikonya terus meningkat seiring usia. Gejala batu ginjal dirasakan 12% pria dan 5% wanita berumur 70 tahun.

Namun, informasi yang seimbang perlu Anda dan keluarga ataupun teman terkedat anda ketahui berkaitan dengan Batu ginjal.

Krisis kolik ginjal

Ketika batu ginjal tersangkut, terjadi situasi yang disebut krisis kolik ginjal. Ini adalah kedaruratan medis yang memerlukan tindakan segera untuk menghilangkan sakit dan mencegah komplikasi yang terkait (pendarahan, infeksi ginjal, dll). Gejala krisis kolik ginjal adalah:

  1. sakit yang sangat menyengat dan tajam di ginjal (di bawah tulang rusuk belakang) yang menjalar hingga ke perut, kelamin dan paha. Rasa sakit bisa berlangsung beberapa menit atau jam yang diselingi periode nyaman.
  2. rasa mual dan muntah, demam atau menggigil.
  3. buang air tidak lancar, hanya sedikit-sedikit yang keluar. Hal ini disebabkan oleh sumbatan batu ginjal dalam aliran air seni.
  4. ada darah dalam air seni


Bila Anda terkena krisis kolik ginjal, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter. Langkah terbaik biasanya adalah langsung ke bagian gawat darurat rumah sakit di mana tersedia peralatan yang lengkap untuk menangani krisis Anda. Anda akan mendapatkan penghilang nyeri yang disuntikkan agar rasa sakit Anda segera hilang. Dokter kemudian akan memeriksa keberadaan batu ginjal dengan pemeriksaan sampel darah dan urin serta ultrasound, CT Scan atau rontgen. Pemeriksaan ini membantu dokter menentukan tindakan apa yang sebaiknya diambil.

Jika batu ginjal cukup besar dan tidak dapat dikeluarkan melalui saluran kemih, Anda mungkin harus menjalani litotripsi atau operasi untuk menghilangkannya. Litotripsi menggunakan gelombang kejut atau laser untuk memecah batu ginjal tanpa pembedahan. Operasi yang disebut perkutaneus nefrolipotomi dilakukan bila batu ginjal terlalu besar atau berada di tempat yang tidak memungkinkan pemecahan dengan litotripsi.

Orang bijak bilang " MENCEGAH LEBIH BAIK DARI PADA MENGOBATI " Dan Batu Ginjal pun bisa kita cegah sebelum menyerang kita dan keluarga. Ada beberapa tips mudah yang dapat anda lakukan untuk mencegah Batu Ginjal;

  1. Minumlah air yang cukup. Minumlah setidaknya 2 liter air sehari atau satu gelas setiap jamnya (lebih banyak bila cuaca panas atau Anda banyak beraktivitas fisik). Dengan meminum banyak air, urin Anda bertambah sehingga mengurangi konsentrasi garam dan mineral.
  2. Minumlah sepanjang hari. Bila Anda minum hanya di pagi hari, air tersebut akan dibuang melalui kencing dalam dua jam berikutnya sehingga konsentrasi garam dan mineral di siang hari meningkat. Anda harus membiasakan minum lebih sering.
  3. Pilih makanan yang kaya vitamin A. Asupan vitamin A sebesar 5000 IU per hari (setara 60 gram wortel) menyehatkan fungsi sistem urin dan mencegah pembentukan batu ginjal. Makanan yang kaya vitamin A adalah brokoli, melon, ikan, dan hati. Namun, berhati-hatilah jangan terlalu banyak mengkonsumsi makanan bervitamin A dari sumber hewani, karena kelebihan vitamin A justru menyebabkan masalah kesehatan lain.
  4. Kurangi garam dalam makanan. Dengan mengurangi garam, Anda mengurangi kadar kalsium dalam urin.
  5. Jangan berlebihan mengkonsumsi susu dan produk susu (keju, yogurt, es krim, dll) berkalsium tinggi. Kelebihan kalsium akan dibuang oleh tubuh melalui urin sehingga meningkatkan risiko batu ginjal.
  6. Jangan berlebihan mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium oksalat tinggi seperti cokelat, kacang, bayam, anggur, dll.
  7. Jangan berlebihan mengkonsumsi vitamin C dan D karena dapat mempermudah pengkristalan kalsium oksalat. Konsumsi 3 atau 4 gram vitamin C dan 400 IU vitamin D setiap hari sudah memenuhi kebutuhan sebagian besar orang.
  8. Perbanyak mengkonsumsi makanan yang mengandung magnesium dan vitamin B6 karena dapat mengurangi kadar kalsium oksalat dalam air seni.
  9. Kembangkan pola hidup aktif. Kalsium adalah unsur pembentuk tulang. Dengan hidup aktif, Anda membantu pembentukan kalsium menjadi tulang. Sebaliknya, gaya hidup kurang gerak mendukung kalsium untuk beredar dalam darah dan berisiko menjadi kristal.
  10. Kurangi peredaran asam urat. Semua hal yang dapat mencegah asam urat juga mencegah pembentukan batu ginjal.

Namun bagaimana jika Anda atau keluarga Anda sudah terlebih dahulu terkena Batu Ginjal ? Anda tidak perlu kawatir karena kami telah mempunyai cara yang tepat dan aman untuk mengobati Batu ginjal secara alami tanpa efek samping, yakni dengan PAKET OBAT HERBAL BATU GINJAL.

Herbal Bantugin

cara mengobati batu ginjal obat batu ginjal
BANTUGIN adalah ramuan herbal 100% alami yang terbuat dari tanaman obat pilihan, tidak mengandung bahan kimia sehingga tidak menimbulkan efek samping serta baik dan aman digunakan dalam jangka panjang. BANTUGIN bermanfaat menjaga dan membantu meningkatkan kesehatan organ ginjal, mengatasi radang ginjal, meredakan nyeri pinggang, melancarkan buang air kecil, mengobati infeksi saluran kencing, menghancurkan batu ginjal dan batu empedu, mencegah pembentukan endapan ginjal serta mencegah pembentukan endapan ginjal serta mencegah terjadinya gagal ginjal.

Herbal Kumis Kucing

cara mencegah batu ginjal obat alamai batu ginjal gejala batu ginjal

Herba Kumis Kucing adalah herbal tunggal dari tumbuhan kumis kucing dengan nama latin Orthosiphi Herba.

Efek Farmakologi Herbal:

Anti radang, peluruh kencing (deuretik), menghilangkan panas dan sembab, serta menghancurkan batu ginjal. Terapi infeksi ginjal, infeksi saluran kemih, batu ginjal dan kandung kemih, radang ginjal, radang prostat, nyeri dan susah buang air kemih, batu empedu, asam urat tinggi dan hipertensi.

HARGA : 1 Paket 122.000 (BEBAS ONGKOS KIRIM KE SELURUH INDONESIA)

CARA PEMESANAN :

Ketik
PESAN - PAKET BATU GINJAL - NAMA LENGKAP - ALAMAT LENGKAP - KODE POS. Kirim ke 0856 250 9013

Contoh
PESAN PAKET BATU GINJAL AHMAD WINARNO JL. DUREN MERAH RT01 RW02 JETIS TASIKMALAYA JAWA BARAT 555654

Kami akan segera menginformasikan kepada Anda jumlah dan transfer bank.

Kamis, 06 September 2012

Diagnosis Penyakit Jantung dengan Data Jenis Murmur dan Lokasi Pungtum Proksimum



Murmur diastolik dengan pungtum proksimum di apeks
Diagnosis: Stenosis katup mitral

Murmur sistolik dengan pungtum proksimum di apeks
Diagnosis: Regurgitasi katup mitral

Murmur sistolik dengan pungtum proksimum di ICS III-IV
Diagnosis: VSD (Ventriclular Septal Defect)

Murmur sistolik dengan suara bunyi jantung II terdapat split/pecah dengan pungtum proksimum di ICS I-II
Diagnosis: ASD (Atrial Septal Defect)

Murmur sistolik dan diastolik terjadi di mana bunyi jantung I dan II hampir tidak terdengar
Diagnosis: PDA (Patent Ductus Arteriosus)

Alur Pikir Anemia Untuk Mahasiswa


Apabila kita menduga dari anamnesis ataupun pemeriksaan fisik bahwa seseorang mengalami anemia, maka yang kita pikirkan adalah:

Anemia Hemolitik
Anamnesis
Malaria: demam, menggigil, riwayat perjalanan ke daerah endemik.
Thalasemia: Mata agak kuning, riwayat transfusi, riwayat keluarga, riwayat pernikahan antar keluarga (consanguinitas)
AIHA: Mata sangat kuning, gejala dipengaruhi cuaca, warna urin cokelat/coca-cola-like
Defisiensi G6PD: riwayat kuning sewaktu bayi, riwayat penggunaan obat (PCT, pil kina, kotrimoksazol, dll), riwayat disinar beberapa waktu belakangan, ada kebiasaan pika.
Pemeriksaan Fisik 
Terjadi organomegali tanpa disertai pembesaran KGB.
Pemeriksaan Laboratorik
Hb turun, Leukosit normal, trombosit normal, gambaran darah tepi berupa anisositosis, poikilositosis, sel target +, helzet cell +
Pemeriksaan Penunjang
Thalasemia: Analisa Hb,  retikulosit, Red distribution width (RDW), elektroforesa
Malaria: DDR
AIHA: Coomb's test
G6PD: kadar G6PD


Anemia Defisiensi (Besi/Asam Folat)
Anamnesis
Diet sehari-hari kurang, nutrisi kurang, riwayat investasi cacing, riwayat infeksi, penyakit kronis.
Pemeriksaan Fisik
Tidak terjadi organomegali ataupun pembesaran KGB
Pemeriksaan Laboratorik
Hb turun, leukosit normal, trombosit normal atau meningkat, gambaran darah tepi berupa sel pensil +, cigar cell +, hipokrom makro/mikrositer.
Pemeriksaan Penunjang  
Anemia defisiensi besi: Hb, SI, TIBC, feritin, transferin, saturasi transferin.

Anemia Aplastik
Anamnesis
Demam, perdarahan tiba-tiba, riwayat radiasi, riwayat memakai obat nyamuk bakar, tinggal di dekat pabrik.
Pemeriksaan Fisik
Tidak terjadi organomegali ataupun pembesaran KGB
Pemeriksaan Laboratorik
Hb, leukosit, dan trombosit menurun, gambaran darah tepi normokrom normositer.
Pemeriksaan Penunjang 
BMP (Pungsi pada sumsum tulang belakang)

Anemia Pascaperdarahan
Anamnesis
Ada riwayat trauma sebelum anemia.
Pemeriksaan Fisik
Tidak terjadi organomegali ataupun pembesaran KGB.
Pemeriksaan Laboratorik
Hb menurun, leukosit normal, trombosit menurun, normal, atau meningkat, gambaran darah tepi normokrom normositer.
Pemeriksaan Penunjang 
USG abdomen, CT scan adakah perdarahan pada kepala seperti (SDH, EDH, dsb)

Anemia Akibat Keganasan   
Anamnesis
Berat-badan turun drastis dengan atau tanpa penurunan nafsu makan, terdapat benjolan yang pertumbuhannya lebih cepat, perdarahan yang jarang disadari, perdarahan pada organ dalam tubuh dengan benjolan tidak disadari. 
Pemeriksaan Fisik
Dapat terjadi organomegali ataupun pembesaran KGB.
Pemeriksaan Laboratorik
Hb menurun, leukosit menurun atau meningkat, trombosit menurun, gambaran darah tepi ditemukan blast +.
Pemeriksaan Penunjang
BMP (Pungsi pada sumsum tulang belakang) ditemukan blast +.

Kamis, 30 Agustus 2012

Pencegahan dan Penanganan Rubella Kongenital Pada Ibu Hamil dan Bayi

bayi terkena rubella penyembuhan telinga jantung penyakit campakPenyakit Rubela Kongenital merupakan penyakit yang masih sedikit orang yang paham dan tahu, dikarenakan istilah Rubela Kongenital masih awam bagi masyarat Indonesia baik di pedesaan maupun perkotaan membuat pencegahan dan penanganan Rubela Kongenital menjadi lamban dan bahkan tidak diperhatikan. Sehingga banyak insidens infeksi rubela pada wanita hamil di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan sedangkan diagnosis dan penanganannya masih merupakan permasalahan bagi para ahli kesehatan di Indonesia.

Penanganan Rubela Kongenital memang tidak semudah seperti masalah kesehatan yang lain. Banyak hal masih menjadi kontroversi seperti halnya interpretasi hasil serologi, kapan terjadi infeksi akut, berapa besar kemungkinan janin terinfeksi dan menjadi cacat, perlu tidaknya pengobatan terminasi dan lain-lain.

Infeksi rubela ditegakkan dengan pemeriksaan serologi yaitu serokonversi IgG atau 1GM spesifik sedang pada fetus bila menemukan 1gM. Virus rubela sangat teratogen dengan akibat berbagai kelainan kongenital seperti tuli sensorik, Ventrikel Septal Defect, katarak, mental retardasi. Pencegahan dengan memberikan vaksinasi sebelum hamil pada ibu yang belum kebal.

Seharusnya setiap wanita mengetahui tentang Rubela Kongenital karena Rubella yang juga sangat berbahaya bagi ibu hamil. Virus Rubella memang tidak hanya menyerang ibu hamil, akan tetapi efek yang diakibatkan virus ini harus diwaspadai oleh ibu hamil karena dapat menyebabkan keguguran, terganggunya perkembangan pada janin, bahkan dapat mengakibatkan terjadinya kelainan saat proses kelahiran. Dan terakhir, ada dugaan sementara bahwa Virus Rubella yang menyerang ibu hamil dapat menyebabkan anak mengalami autisme.

Untuk itu sebelum merencanakan kehamilan ada baiknya Anda mendeteksi terlebih dahulu ada tidaknya virus ini dalam tubuh dengan melakukan serangkaian tes yang disebut tes TORCH. Namun bagi seorang ibu yang sudah terkena Virus Rubella sebelum hamil maka ketika hamil ia malah memiliki kekebalan tubuh terhadap virus tersebut, kekebalan tubuh si ibu terhadap Virus Rubella itu akan ikut masuk ketubuh janin dengan begitu, janin tidak akan terkena Rubella hingga kemudian si anak lahir dan berusia satu tahun.

Lantas apakah semua wanita harus takut dengan infeksi ini ? tentu tidak, karena semua penyakit ada obatnya. Kita harus mengetahui gejala-gejala secara umum yang sering timbul ketika Rubela ini akan menjangkiti. Pada dewasa gejala awal tersebut sifatnya ringan bahkan sama sekali tidak timbul. Ruam (kemerahan pada kulit) pada awalnya muncul di wajah dan leher lalu menyebar ke seluruh badan, dan berlangsung 3 hari. selain itu Pada langit-langit mulut timbul bintik-bintik kemerahan.

Infeksi Rubella pada kehamilan bisa menyebabkan keguguran, bayi lahir mati atau bahkan gangguan terhadap janin. Menurut perhitungan dan penelitian ada sebanyak 50% lebih ibu yang mengalami Rubella tidak merasa apa-apa. Sebagian lain mengalami demam, tulang ngilu, kelenjar belakang telinga membesar dan teraasa nyeri. Setelah 1-2 hari muncul bercak-bercak merah seluruh tubuh yang hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari.

Rubela kongenital

Pengertian Rubela kongenital adalah Infeksi transplasenta pada janin dengan rubela, biasanya pada kehamilan trimester pertama, Rubela kongenital disebabkan oleh infeksi maternal. Rubela kongenital adalah suatu infeksi oleh virus penyebab rubela (campak jerman) yang terjadi ketika bayi berada dalam kandungan dan bisa menyebabkan cacat bawaan. Istilah jerman tidak ada hubungannya dengan negara jerman, tetapi kemungkinan berasal dari bahasa perancis kuno “germain” dan bahasa latin “germanus”, yang artinya adalah mirip atau serupa.

Rubela kongenital adalah infeksi virus yang dapat menyebabkan infeksi kronik intrauterine dan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin. Selama infeksi wanita hamil, virus rubela dapat menimbulkan infeksi pada janin melalui plasenta. Akibatnya janin meninggal dalam kandungan atau lahir dengan rubela kongenital. Bayi yang menderita infeksi kronik (infeksi dalam kandungan) merupakan sumber penularan bagi orang sekitarnya.

Kita harus mewaspadai Rubela kongenital pada saat wanita hamil, karena resiko tertularnya janin yang dikandung oleh ibu terinfeksi Rubella bervariasi, tergantung kapan ibu terinfeksi.

  • Jika ibu hamil terinfeksi saat usia kehamilannya < 12 minggu maka risiko janin tertular 80-90%.
  • Jika infeksi dialami ibu saat usia kehamilan 15-30 minggu, maka risiko janin terinfeksi turun yaitu 10-20%.
  • Namun, risiko janin tertular meningkat hingga 100% jika ibu terinfeksi saat usia kehamilan > 36 minggu.

Janin yang tertular berisiko mengalami Sindrom Rubella Kongenital, terutama bila infeksi terjadi pada usia janin < 4 bulan. Sindrom Rubella Kongenital biasanya terjadi hanya bila ibu terinfeksi pada saat umur kehamilan masih kurang dari 4 bulan. Bila sudah lewat 5 bulan, jarang sekali terjadi infeksi. Tetapi, sekali terjadi Sindrom Rubella Kongenital akibatnya mengerikan. Bayi mengalami katarak pada lensa mata, gangguan pendengaran atau tuli, gangguan jantung, dan kerusakan otak. Di samping itu, bayi juga berisiko lebih besar untuk terkena diabetes melitus, gangguan tiroid, gangguan pencernaan dan gangguan syaraf (pan-encephalitis). Penyebab virus rubella merupakan virus RNA tergolong genus Rubivirus dalam famili Togaviridae. Virus rubela berbentk bulat (sferis) dengan diameter 60-70 nm dan memiliki inti (core) nukleoprotein padat, dikelilingi oleh dua lapis lipid yang mengandung glicoprotein envelope E1 dan E2.

Virus bersifat termolabil, cepat menjadi tidak aktif pada temperatur 37◦C dan pada temperatur -20◦C dan relatif stabil selama berbulan bulan pada temperatur -60◦C. Virus rubela dapat dihancurkan oleh enzim proteinase dan pelarut lemak tetapi relatif rentan (resistent) terhadap pembekuan, pencairan dan sonikasi tampaknya rubela stabil secara antigen dan berbeda dari semua virus lain yang telah dikenal. Berbeda dengan togavirus yang lain, virus rubela hanya terdapat pada manusia. Penularan virus ini terjadi terutama melalui kontak langsung atau droplet dengan sekret nasofaring dari penderita. virus biasanya diisoloasikan pada biakan jaringan. Jika infeksi dialami dialami ibu saat usia kehamilan 15-30 minggu, maka risiko janin terinfeksi turun yaitu 10-20%. Selanjutnya menjadi 6% setelah usia kehamilan > 36 minggu.

Patofisiologi

Sumber infeksi rubela janin adalah dari plasenta wanita hamil yang menderita viremia. Viremia maternal bisa dimulai 1 minggu sebelum serangan ruam dan dapat menimbulkan infeksi plasenta. Di awal kehamilan infeksi ini tidak menetap di jaringan plasenta ibu (desisua), tapi menetap di vili korion. Viremia janin kemudian bisa menimbulkan infeksi janin diseminata. Waktu sangatlah penting. Pembentukan organ terjadi dalam minggu kedua sampai keenam setelah konsepsi, sehingga infeksi sangat berbahaya untuk jantung dan mata pada saat itu. Dalam trimester kedua, janin mengalami peningkatan kemampuan imunologi dan tidak lagi peka terhadap infeksi kronis yang merupakan khas rubella intrauterin dalam minggu-minggu awal.

Manifestasi Klinis

Pada Ibu hamil :

  1. Adenopati (khas) terutama nodus limfatikus belakang telinga, oksipital dan leherbelakang
  2. Sakit kepala
  3. Sakit tenggorokan
  4. Ruam Ruam rubela bermacam-macam bentuknya. Ruam menetap selama 2 sampai 3 hari dalam pola yang disebut kaledidoskopik karena perubahan bentuknya. Mula- mula makula merah muda yang ireguler (biasanya dalam 24 jam) timbul di leher, badan, lengan dan akhirnya di kaki. Pada hari berikutnya lesi ini menyatu, membentuk komponen makulopapular dan menjadi skar; atiniformis. Muka sering bebas ruam pada saat ruam penuh sampai tungkai bawah. Jarang terjadi deskuamas. – Demam (39 C-39C)
  5. Poliartralgia dan poliartritis (khas untuk wanita). Keluhan yang paling khas muncul dengan ruam atau dalam beberapa hari setelah serangan ruam. Sendi yang dikenai sering simetris bisa berkisar mulai dari kaku waktu pagi sampai keluhan artritis yang diti dengan pembengkakan, kemerahan, nyeri tekan. Manifestasi sendi pada rubela bersifat sementara dan tidak menimbulkan kerusakan sendi.
  6. Serologi: - IgM : Terdeteksi pada 1-5 hari setelah muncul ruam dan betahan hingga 1-4 minggu. Titer turun, tidak terdeteksi setelah 6-12 minggu. - IgG : Dapat di deteksi pada 1-3 hari setelah muncul gejala, bertahan seumur hidup.

Manifestasi Klinis Janin dan neonatus :

  1. Transien – Intrauterine growth retardation (IUGR) Bayi biasanya menderita retardasi pertumbuhan intrauterine sehingga termasuk golongan bayi kecil untuk masa kehamilan
  2. Purpura trombositopenia (25%) Purpura trombositopenia neonatus, ditandai lesi makula merah keunguan, “muffin-blueberry” dengan diameter 1-4 mm. Banyak pasien mengalami sedikit penurunan jumlah trombosit, tetapi manifestasi perdarahan jarang
  3. Anemia hemolitik
  4. Hepatosplenomegali
  5. Ikterik
  6. Radiolucent bone disease (20%) Lesi pada tulang berupa daerah bergaris-garis kecil yang radiolusen di daerah metafisis tulang panjang ekstrimitas atas dan bawah. Kelainan ini menghilang pada waktu bayi berumur 2-3 bulan. Lesi ini dapat dibedakan dengan sifilis kongenital, yaitu tidak ditemukannya reaksi periosteum. – Meningoensepalitis
  7. Developmental (kelainan berkembang sejak anak menjadi dewasa) – Tuli Sensorineural (80%) Tuli saraf permanen bisa berat atau ringan, bilateral atau unilateral. Hal ini disebabkan oleh kerusakan organ corti. Tuli dan gangguan komunikasi terjadi bila infeksi ibu terjadi setelah 8 minggu kehamilan. Kelainan ini dapat timbul akibat infeksi pada usia kehamilan minggu ke 9. – Retardasi mental (55%) Retardasi mental pada anak biasanya berat. Pernah dilaporkan bahwa anak menderita disfungsi serebral dan kelainan psikiatrik seperti tingkah laku dan autism infantil. Kelainan ini terjadi karena infeksi pada kehamilan trimester kedua. – Insulin-dependent diabetes (20%) Anak yang menderita rubela kongenital mempunyai resiko tinggi untuk mendapat diabetes melitus tergantung insulin (IDDM). Sampai usia 10 tahun, risiko ini ± empat kali lipat lebih besar dari anak normal dan sampai usia dewasa, risiko 10-20 kali lipat lebih besar. Dalam satu kelompok orang dewasa yang selamat, 40% menderita IDDM. Pasien dengan IDDM dan rubela kongenital mengalami peningkatan frekuensi HLA DR3 yang sama dan penurunan frekuensi HLA DR2 seperti pasien lain yang menderita rubela kongenital. Prevalensi tinggi sitotoksik sel pulau pankreas atau antibodi permukaan pada pasien rubela kongenital dengan atau tanpa IDDM dapat menunjukan infeksi sel pankreas in utero dan berperan penting dalam patogenesis IDDM pada individu yang rentan secara genetik.
  8. Pneumonia interstisial yang muncul pada usia 3-12 bulan dengan gejala batuk, takipnea, sindrom gawat nafas dan biasanya menjadi penyebab bayi meninggal dunia pada usia kurang dari 1 tahun.
  9. Kerusakan jantung Penyakit jantung kongenital tidak dapat dideteksi berhari-hari setelah lahir. Paten duktus arteriosus dengan atau tanpa stenosis arteri pulmonalis atau cabang-cabangnya dan kerusakan septum atrium dan ventrikel merupakan lesi yang paling sering. Kelainan ini dapat timbul pada usia kehamilan minggu ke 5-10.
  10. Kerusakan Mata (50%) Katarak Anomali mata yang paling khas adalah katarak inti keputihan yang bisa unilateral atau bilateral, sering disertai mikroftalmia. Lesi bisa tidak ditemukan saat lahir atau lesi begitu kecil sehingga hanya terdeteksi dengan pemeriksaan oftalmoskop. Kelainan ini dapat timbul akibat infeksi pada usia kehamilan minggu ke 6. Glaukoma Glaukoma kongenital bisa ditemukan dalam masa bayi, secara klinis tidak berbeda dengan glaukoma infantil herediter. Kornea membesar dan kabur, camera anterior oculi dalam dan tekanan okular meningkat. Retinopati Retinopati (salt and pepper rethinopaty) ditandaii dengan pigmentasi berbintik hitam, ukuran sangat bervariasi dan tersebar, mungkin merupakan manifestasi mata yang paling umum pada rubela kongenital. Tidak ada bukti bahwa anomali pigmen epitel retina mengganggu penglihatan. Pengenalan lesi ini dapat untuk mendiagnosis rubela kongenital. Mikrosefali Mikrosefali merupakan kelainan dimana ukuran tengkorak lebih kecil daripada ukuran yang normal. Karena ukuran tengkorak tergantung pada pertumbuhan otak, cacat dasarnya adalah pada perkembangan otak.

Diagnosa dan Mendeteksi Infeksi Rubella Pada Ibu Hamil atau Janinnya

  1. Wanita hamil Rubela bila mengenai wanita hamil, terutama pada awal kehamilan, dapat mendatangkan bahaya bagi janin yang dikandungnya seperti terjadi abortus (keguguran), bayi meninggal pada saat lahir, atau mengalami sindrom Rubela Kongenital.
  2. Lebih dari 50% kasus infeksi Rubella pada Ibu hamil bersifat subklinis atau tanpa gejala sehingga sering tidak disadari. Karena dapat berdampak negatif bagi janin yang dikandungnya maka deteksi infeksi Rubella pada ibu hamil yang belum memiliki kekebalan terhadap infeksi Rubella sangat penting.
  3. Ada beberapa pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi infeksi Rubella, yang lazim dilakukan adalah pemeriksaan anti Rubella IgM dan anti Rubella IgG pada contoh darah dari ibu hamil.
  4. Untuk memastikan apakah janin terinfeksi atau tidak maka dilakukan pendeteksian virus Rubella dengan teknik PCR (Polymerase Chain Reaction). Bahan pemeriksaan diambil dari air ketuban (cairan amnion) atau darah janin. Pengambilan sampel air ketuban atau pun darah janin harus dilakukan oleh dokter ahli kandungan & kebidanan, dan hanya dapat dilakukan setelah usia kehamilan di atas 22 minggu.
  5. Labolatorium Hemaglutinasi pasif Hasil: Bila terdapat aglutinasi maka tedapat antibodi spesifik terhadap rubela
  6. Uji Hemolisis Radial Hasil : Zona >5 mm pada lempengan tes menunjukan adanya imunitas antibodi terhadap virus rubela (Zona hemolisis pada lempengan kontrol terentang antara 3,5-5 mm).
  7. Uji Aglutinasi latek Tes ini dipakai untuk uji saring imunitas.
  8. Uji Inhibisi Hemaglutinasi (HI = Hemagglutinattion Inhibition).
  9. HI- test atau fiksasi Komplemen sekarang dianggap kurang efisien karena harus di tunggu 4x kenaikan liter ab masa tenggang 1 bulan.
  10. Untuk menentukan kadar antibodi terhadap virus rubela dipakai uji IFA (Indirect Fluorescent Antibody Test).
  11. Imunoasai Enzim (EIA) Imunoasai enzim yang dipakai untuk menentukan kadar antibodi terhadap virus rubela ada 2 jenis yaitu : 1. IgM captured ELISA: untuk menentukan kadar IgM Antirubela 2. ELISA tak langsung untuk menentukan kadar IgG Antirubela Kira-kira 1/3 sampai ½ kasus wanita hamil yang menderita rubela tidak terdiagnosis. Bila ibu sedang hamil mengalami demam disertai bintik-bintik merah, pastikan apakah benar terkena rubela, cara yang cepat adalah dengan memeriksa anti-Rubela IgG dan anti-Rubela IgM setelah 1 minggu. Pemeriksaan Anti-rubela IgG dan IgM terutama sangat berguna untuk diagnosis infeksi akut pada kehamilan < 18 minggu dan risiko infeksi rubela bawaan. Bila wanita hamil mengalami rubela, pastikan apakah janin tertular atau tidak Untuk memastikan apakah janin terinfeksi atau tidak maka dilakukan pendeteksian virus rubela dengan teknik PCR (Polymerase Chain Reaction). Bahan pemeriksaan diambil dari air ketuban (cairan amnion). Pengambilan sampel air ketuban harus dilakukan oleh dokter ahli kandungan & kebidanan, dan baru dapat dilakukan setelah usia kehamilan lebih dari 22 minggu.
  12. Hasil pemeriksaan janin terinfeksi virus rubela dengan diti adanya virus rubela pada pemeriksaan PCR. # Pada bayi Pemeriksaan Laboratorium Bayi yang terkena infeksi rubela kongenital bisa tetap terinfeksi kronis selama berbulan-berulan setelah lahir. Virus rubela dapat ditemukan dari sekresi nasofaring ± 80% pada pada bayi dengan rubela kongenital usia kurang dari 1 bulan, 62% usia 1-4 bulan, 33% usia 5-8 bulan, 11% usia 9-12 bulan dan 3% usia tahun kedua. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan biakan virus dari sekret faring, urin, cairan serebrospinalis dan dari setiap organ.

PenatalaksanaanRubela Kongenital

  1. Jika tidak terjadi komplikasi bakteri, pengobatan adalah simptomatis. Adamantanamin hidroklorida (amantadin) telah dilaporkan efektif in vitro dalam menghambat stadium awal infeksi rubella pada sel yang dibiakkan.
  2. Upaya untuk mengobati anak yang sedang menderita rubella congenital dengan obat ini tidak berhasil. Karena amantadin tidak dianjurkan pada wanita hamil, penggunaannya amat terbatas. Interferon dan isoprinosin telah digunakan dengan hasil yang terbatas.
  3. Pada Bayi yang dilakukan tergantung kepada organ yang terkena : – Gangguan pendengaran diatasi dengan pemakaian alat bantu dengar, terapi wicara dan memasukkan anak ke sekolah khusus – Lesi jantung diatasi dengan pembedahan – Gangguan penglihatan sebaiknya diobati agar penglihatan anak berada pada ketajaman yang terbaik – Jika keterbelakangan mentalnya sangat berat, mungkin anak perlu dimasukkan ke institusi khusus

Pencegahan Rubela Kongenital

  1. Pada orang yang rentan, proteksi pasif dari atau pelemahan penyakit dapat diberikan secara bervariasi dengan injeksi intramuskuler globulin imun serum (GIS) yang diberikan dengan dosis besar (0,25?0,50 mL/kg atau 0,12?0,20 mL/lb) dalam 7?8 hari pasca pemajanan.
  2. Efektiviias globulin imun tidak dapat diramalkan. Tampaknya tergantung. pada kadar antibodi produk yang digunakan dan pada faktor yang belum diketahui. Manfaat GIS telah dipertanyakan karena pada beberapa keadaan ruam dicegah dan manifestasi klinis tidak ada atau minimal walaupun virus hidup dapat diperagakan dalam darah. Bentuk pencegahan ini tidak terindikasi, kecuali pada wanita hamil nonimun.
  3. Program vaksinasi atau imunisasi merupakan salah satu upaya pencegahan terhadap rubella. Di Amerika Serikat mengharuskan untuk imunisasi sernua laki?laki dan wanita umur 12 dan 15 bulan serta pubertas dan wanita pasca pubertas tidak hamil. Imunisasi adalah efektif pada umur 12 bulan tetapi mungkin tertunda sampai 15 bulan dan diberikan sebagai vaksin MMR.
  4. Imunisasi rubella harus diberikan pada wanita pasca pubertas yang kemungkinan rentan pada setiap kunjungan perawatan kese­hatan. Untuk wanita yang mengatakan bahwa mereka mungkin hamil imunisasi harus ditunda. Uji kehamilan tidak secara rutin diperlukan, tetapi harus diberikan nasehat mengenai sebaiknya menghindari kehamilan selama 3 bulan sesudah imunisasi. Kebijakan imunisasi sekarang telah berhasil memecahkan siklus epidemic rubella yang biasa di Amerika Serikat dan menurunkan insiden sindrom rubella kongenital yang dilaporkan pada hanya 20 kasus pada tahun 1994. Namun imunisasi ini tidak mengakibatkan penurunan presentase wanita usia subur yang rentan terhadap rubella.

Pencegahan Sebelum kehamilan

  • Sebelum hamil pastikan bahwa Anda telah memiliki kekebalan terhadap virus Rubella dengan melakukan pemeriksaan anti-Rubella IgG dan anti-Rubella IgM.
  • Jika hasil keduanya negatif, sebaiknya Anda ke dokter untuk melakukan vaksinasi, namun Anda baru diperbolehkan hamil 3 bulan setelah vaksinasi
  • Jika anti-Rubella IgM saja yang positif atau anti-Rubella IgM dan anti-Rubella IgG positif, dokter akan menyarankan Anda untuk menunda kehamilan
  • Jika anti-Rubella IgG saja yang positif, berarti Anda pernah terinfeksi dan antibodi yang terdapat dalam tubuh Anda dapat melindungi dari serangan virus Rubella. Bila Anda hamil, bayi Anda pun akan terhindar dari Sindroma Rubella Kongenital.
  • Bila Anda sedang hamil dan belum mengetahui apakah tubuh Anda telah terlindungi dari infeksi Rubella maka Anda dianjurkan melakukan pemeriksaan anti-Rubella IgG dan anti-Rubella IgM :
  • Jika Anda telah memiliki kekebalan (anti-Rubella IgG positif), berarti janin Anda pun terlindungi dari ancaman virus Rubella

Prognosis

  • Komplikasi relatif tidak lazim pada anak. Neuritis dan artritis kadang kadang terjadi. Resistensi terhadap infeksi bakteri sekunder tidak berubah. Ensefalitis serupa dengan ensefalitis yang ditemukan pada rubeola yangterjadi pada sekitar 1/6.000 kasus.
  • Prognosis rubella anak adalah baik; sedang prognosis rubella kongenital bervariasi menurut keparahan infeksi. Hanya sekitar 30% bayi dengan ensefalitis tampak terbebas dari defisit neuromotor, termasuk sindrom autistik. Kebanyakan penderitanya akan sembuh sama sekali dan mempunyai kekebalan seumur hidup terhadap penyakit ini.
  • Namun, dikhawatirkan adanya efek teratogenik penyakit ini, yaitu kemampuannya menimbulkan cacat pada janin yang dikandung ibu yang menderita rubella. Cacat bawaan yang dibawa anak misalnya penyakit jantung, kekeruhan lensa mata, gangguan pigmentasi retina, tuli, dan cacat mental. Penyakit ini kerap pula membuat terjadinya keguguran.

Cara Mencegah Rubella Pada Kehamilan

  1. Vaksinasi sejak kecil atau sebelum hamil. Untuk perlindungan terhadap serangan virus Rubella telah tersedia vaksin dalam bentuk vaksin kombinasi yang sekaligus digunakan untuk mencegah infeksi campak dan gondongan, dikenal sebagai vaksin MMR (Mumps, Measles, Rubella). Vaksin Rubella diberikan pada usia 15 bulan. Setelah itu harus mendapat ulangan pada umur 4-6 tahun. Bila belum mendapat ulangan pada umur 4-6 tahun, harus tetap diberikan umur 11-12 tahun, bahkan sampai remaja. Vaksin tidak dapat diberikan pada ibu yang sudah hamil.
  2. Deteksi status kekebalan tubuh sebelum hamil. Sebelum hamil sebaiknya memeriksa kekebalan tubuh terhadap Rubella, seperti juga terhadap infeksi TORCH lainnya.
  3. Jika anti-Rubella IgG saja yang positif, berarti Anda pernah terinfeksi atau sudah divaksinasi terhadap Rubella. Anda tidak mungkin terkena Rubella lagi, dan janin 100% aman.
  4. Jika anti-Rubella IgM saja yang positif atau anti-Rubella IgM dan anti-Rubella IgG positif, berarti anda baru terinfeksi Rubella atau baru divaksinasi terhadap Rubella. Dokter akan menyarankan Anda untuk menunda kehamilan sampai IgM menjadi negatif, yaitu selama 3-6 bulan.
  5. Jika anti-Rubella IgG dan anti-Rubella IgM negatif berarti anda tidak mempunyai kekebalan terhadap Rubella. Bila anda belum hamil, dokter akan memberikan vaksin Rubella dan menunda kehamilan selama 3-6 bulan. Bila anda tidak bisa mendapat vaksin, tidak mau menunda kehamilan atau sudah hamil, yang dapat dikerjakan adalah mencegah anda terkena Rubella
  6. Bila sudah hamil padahal belum kebal, terpaksa anda berusaha menghindari tertular Rubella dengan cara berikut:
  7. Jangan mendekati orang sakit demam Jangan pergi ke tempat banyak anak berkumpul, misalnya Playgroup, sekolah TK dan SD Jangan pergi ke tempat penitipan anak Sayangnya, hal ini tidak dapat 100% dilaksanakan karena situasi atau karena orang lain yang terjangkit Rubella belum tentu menunjukkan gejala demam. Kekebalan terhadap Rubella diperiksa ulang lagi umur 17-20 minggu.
  8. Bila ibu hamil mengalami Rubella, periksalah darah apa benar terkena Rubella.
  9. Bila ibu sedang hamil mengalami demam disertai bintik-bintik merah, pastikan apakah benar Rubella dengan memeriksa IgG danIgM Rubella setelah 1 minggu. Bila IgM positif, berarti benar infeksi Rubella baru.
  10. Bila ibu hamil mengalami Rubella, pastikan apakah janin tertular atau tidak
  11. Untuk memastikan apakah janin terinfeksi atau tidak maka dilakukan pendeteksian virus Rubella dengan teknik PCR (Polymerase Chain Reaction). Bahan pemeriksaan diambil dari air ketuban (cairan amnion). Pengambilan sampel air ketuban harus dilakukan oleh dokter ahli kandungan & kebidanan, dan baru dapat dilakukan setelah usia kehamilan lebih dari 22 minggu.
  12. Bagi wanita usia subur bisa menjalani pemeriksaan serologi untuk Rubella. Vaksinasi sebaiknya tidak diberikan ketika si ibu sedang hamil atau kepada orang yang mengalami gangguan sistem kekebalan akibat kanker, terapi kortikosteroid maupun penyinaran. Jika tidak memiliki antibodi, diberikan imunisasi dan baru boleh hamil 3 bulan setelah penyuntikan.

Walaupun penjelasan artikel tentang Rubela Kongenital di postingan kali ini tidak lengkap, namun saya berharap semoga dapat memberikan wawasan dan pengetahuan kepada para wanita untuk waspada dan memikirkan kesehatannya.

Kamis, 23 Agustus 2012

Gejala Kanker Pankreas yang Terdeteksi Setelah Parah

Tanda tanda dan gejala kanker pankreas obat alami kankerKanker merupakan salah satu penyakit mematikan yang menyerang di semua negara di bumi ini. Berbagai jenis kanker telah ditemukan dan bahkan telah mengakibatkan ketakutan yang hebat bagi masyarat di penjuru dunia. Salah satunya adalah Kanker Pankreas. Kanker pankreas awalnya memang tidak ditandai oleh gejala yang menyakitkan, sehingga dalam banyak kasus, penyakit ini terdeteksi ketika kanker telah berkembang dan menjadi sulit disembuhkan.

Beberapa gejala umum kanker pankreas,meliputi:

1. Kulit dan mata berwarna kekuningan


Gejala umum dari kanker pankreas ditunjukkan dengan perubahan warna pada kulit dan mata menjadi kekuningan atau dikenal dengan jaundice. Jaundice disebabkan karena peningkatan tingkat bilirubin dalam darah.

Jaundice terjadi pada penderita kanker pankreas ketika saluran empedu dari hati terhambat oleh kanker, sehingga memperlambat atau mengganggu aliran cairan empedu.

2. Nyeri perut


Nyeri perut juga merupakan salah satu gejala yang paling umum dari kanker pankreas. Lebih dari 80 persen penderita kanker pankreas mengalami sakit perut akibat penyakit kanker di pankreas tersebut.

Rasa sakit biasanya terletak di perut bagian atas. Sakit perut bisa datang dan pergi dan biasanya cenderung menjadi lebih parah ketika penderita berbaring 3 sampai 4 jam setelah makan.

3. Kehilangan berat badan

Jika Anda kehilangan sejumlah besar berat badan secara tiba-tiba, mungkin ada sesuatu yang salah. Turunnya berat badan secara drastis adalah pertanda umum dari semua penyakit kanker dan gejala seringkali muncul pertama kali.

4. Kehilangan nafsu makan

Ini adalah gejala non-spesifik dari kanker pankreas, yang dapat disebabkan oleh suatu hal seperti virus diare. Jika berlangsung lebih dari beberapa hari, konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis lebih lanjut dan pengobatan.

5. Mual dan muntah

Mual dan muntah juga merupakan gejala non-spesifik lainnya yang juga dipengaruhi oleh kondisi penyakit jinak lainnya. Gejala non-spesifik ini dapat mengakibatkan diagnosis kanker pankreas sering tertunda karena kebanyakan orang hanya menganggap sedang menderita sakit biasa.

6. Kembung

Kanker pankreas dapat menyebabkan kembung atau sensasi kenyang meski belum makan atau bahkan dalam beberapa kasus pembengkakan yang tidak nyaman di perut.

7. Tinja berwarna pucat

Jika kanker tumbuh dan menghalangi empedu, saluran dari hati ke usus akan mengering dan menyebabkan warna tinja menjadi pucat dan tidak berwarna kecoklatan seperti pada kondisi normal. Di samping itu, warna urin dapat berubah menjadi lebih gelap.

8. Peningkatan gula darah

Beberapa penderita kanker pankreas mungkin mengalami kenaikan kadar gula darah karena kanker dapat mempengaruhi kemampuan pankreas untuk memproduksi insulin dan meningkatkan risiko diabetes.

Selasa, 21 Agustus 2012

Mengenal Faktor Resiko Stroke Sejak Dini

Cara mengobati penyakit stroke secara alami dengan obat herbalPenyakit stroke merupakan penyakit yang sangat menakutkan di seluruh dunia. Bahkan di Indonesia penderita stroke makin hari semakin bertambah jumlahnya. Kebanyakan mungkin sudah tau seperti apa Stroke itu. Maka kesempatan kali ini saya ambil untuk mengenal faktor2 risikonya. Yuk mulai. Serangan Stroke terjadi mendadak, namun proses yg mendasarinya merupakan akumulasi dari faktor risiko yg terjadi bertahun-tahun. Semakin banyak faktor risiko semakin besar kemungkinan seseorang terserang stroke. Apa saja sih faktor risiko stroke? Kita mengenal faktor risiko stroke yg dapat & tidak dapat dimodifikasi. Pencegahan ditekankan pada faktor2 yg dapat dimodifikasi. Faktor risiko stroke yg tidak dapat dimodifikasi: usia, jenis kelamin, berat badan lahir rendah (BBLR), ras, dan genetik.

  1. Usia: Stroke identik dgn penyakit orang tua. Dikatakan, risiko stroke meningkat dua kali pada usia di atas 55 tahun.
  2. Jenis kelamin: Stroke pada laki-laki > wanita. Pada kelompok usia 35-44 th dan di atas 85 th stroke justru banyak lerjadi pada wanita.
  3. BBLR: Risiko stroke meningkat dua kali pada orang dgn berat badan yg rendah (< 2500 g) ketika lahir.
  4. Ras: Orang kulit hitam dan Hispanic/Latino Americans memiliki risiko stroke yg lebih tinggi dibanding orang kulit putih.
  5. Genetik: Adanya riwayat stroke dlm keluarga meningkatkan risiko sebesar 30%, umumnya adalah stroke yg bersumber dari jantung.

Faktor risiko stroke yg dapat dimodifikasi: hipertensi, merokok, kencing manis, dislipidemia, AF dan penyakit jantung, terapi hormon. Faktor risiko stroke yg dapat dimodifikasi: kontrasepsi oral, diet dan nutrisi, aktivitas fisik, obesitas, migren dan konsumsi alkohol. Hipertensi adalah faktor risiko utama stroke, baik itu stroke sumbatan maupun perdarahan. Pemeriksaan berkala sangat disarankan. Pada populasi umum target tekanan darah <140/90 mmHg. Pada orang dgn kencing manis, target tekanan darah <130/80 mmHg. Merokok meningkatkan risiko stroke sumbatan sampai 2X dan meningkatan risiko stroke perdarahan sub araknoid 2-4X. Yg berisiko bkn hanya perokok aktif. Perokok pasif memiliki risiko stroke yg meningkat 2X. Berhenti merokok. Tidak ada pilihan lain.

Diabetes meningkatkan stroke sumbatan 2-6X. Mengendalikan kadar gula dikatakan mampu menurunkan risiko stroke yg cukup bermakna. Kadar total kolesterol yg tinggi (>271 mg/dL) meningkatkan risiko stroke sumbatan sampai 1,5X. Pada total kolesterol yg rendah (<160 mg/dL) justru akan meningkatan risiko stroke perdarahaan sampai 3X pada laki-laki. Kadar kolesterol HDL berbanding terbalik dgn risiko stroke, sehingga kolesterol HDL sering dikenal dengan istilah “kolesterol baik”. Kadar kolesterol HDL yang rendah (<35 mg/dL) meningkatan risiko stroke sumbatan sampai 2X.

Setiap peningkatan 10 mg/dL kadar kolesterol HDL akan menurunkan risiko stroke 11-15%. Kadar Trigliserida yang tinggi dikatakan meningkatan risiko stroke sumbatan sebesar 50%. Atrial fibrillation (AF) merupakan salah satu gangguan irama jantung yg paling sering dihubungkan dengan stroke. Penelitian menunjukkan AF menigkatkan risiko stroke sumbatan karena emboli sebesar 4-5X.

Selain gangguan irama jantung, gangguan katup dan adanya tumor pada jantung juga meningkatkan risiko terjadinya stroke. Pada wanita postmenopause yg menggunakan terapi hormon estrogen dapat meningkatkan risiko stroke sumbatan 1,5X Hubungan antara penggunaan kontrasepsi oral dengan terjadinya stroke memang masih kontroversi.

Risiko stroke sumbatan pd penggunaan kontrasepsi oral dapat meningkat 2X. Pd wanita perokok + kontrasepsi oral meningkat 7X. Masalah nutrisi dihubungkan dengan peningkatan tekanan darah yang merupakan faktor risiko utama terjadinya stroke. Asupan garam, alkohol dan berat badan berlebih, serta kalium yg rendah berhubungan dgn peningkatan tekanan darah. Aktivitas fisik yang cukup mengurangi risiko stroke sebesar 25-30% dibanding aktivitas fisik yang kurang. Jadi, berolahragalah. Disarankan untuk orang dewasa, setidaknya 150 menit (2 jam 30 menit) per minggu melakukan aktivitas fisik intensitas sedang. tau 75 menit (1 jam 15 menit) per minggu melakukan aktivitas fisik erobik dengan intensitas kuat, atau kombinasi keduanya.

Status berat badan dpt diukur dgn BMI (Body Mass Index) yg membagi berat badan dalam kg dgn tinggi badan dalam m² Pada BMI rentang 25-50 kg/m², setiap kenaikan 5 kg/m² berhubungan dengan peningkatan risiko kematian pada stroke sebesar 40%. Pada wanita muda, migren dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke sebesar 1,5-2X. Konsumsi 60 g alkohol/hari meningkatkan risiko stroke sebesar 64%. Konsumsi 24 g/hari menurunkan risiko stroke sebesar 20-30%, Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati.

Obat Herbal Stroke

Bagi Anda dan keluarga yang sudah terlanjur menderita penyakit stroke, baik yang ringan maupun yang sudah parah. Kami sarankan untuk mengkonsumsi obat herbal stroke, dari pada mengkonsumsi obat-obatan kimia. Karena obat kimia dikawatirkan akan melah merusak syaraf sehingga memperparah penyakit stroke.

Obat herbal stroke ampuhIsi 60 kapsul @ 500 mg

Harga :
  • 72.000 (Pulau Jawa)
  • 77.000 (Luar Jawa)
(BEBAS ONGKOS KIRIM SELURUH INDONESIA)

Komposisi:

  • Gynura Sagetum.
  • Gynura Precubens.
  • Cantella Asiatica.
  • Morinda Citrifolia.

Insya Allah berkhasiat:

  • Mencegah terjadinya stroke.
  • Mengatasi penyempitan pembulu darah.
  • Membantu mengobati stroke.
  • Melancarkan peredaran darah.

Terapi Pendukung:


  • Baik dikonsumsi dengan habbatussauda plus mengkudu dan madu.
  • Lakukan terapi bekam / hijamah.
  • Pengobatan membutuhkan waktu dan kesabaran.
  • Bertawakal, dan mengharap kesembuhan kepada Allah ‘azza wa jalla.
  • Minum air putih yang cukup 8 – 10 gelas perhari.
  • Hindari makanan berlemak dan alcohol.
  • Konsumsi berbagai jus sayur dan buah.
  • Olahraga tertatur dan kontrol emosi dengan memecahkan problem dengan ketenangan.
  • Hidup seimbang antara aktivitas, makan, minum, dan istirahat.

Aturan pakai:

Pengobatan: 3 X sehari 3 – 5 kapsul sampai sembuh, untuk hasil optimal minum sampai kurang lebih 12 botol.

Pencegahan / Pemeliharaan: 2 X sehari 2 kapsul.

PERINGATAN!!

Tidak diajurkan untuk wanita hamil.


CARA PEMESANAN

Ketik :
PESAN - HERBAL STROKE - JUMLAH - NAMA LENGKAP - ALAMAT LENGKAP - KODE POS. Kirim ke 08562509013

Contoh :
PESAN HERBAL STROKE 1 AGUS SUMARNO JL. PAJANG MERAUKE KEBUN KURMA NO.2 LOLOK JAWA BARAT 99857.

Rabu, 08 Agustus 2012

Cara Mengobati Varises Secara Alami Dengan Herbal

Sudah banyak orang yang memberikan cara mengobati varises baik secara tradisional, alami maupun dengan penanganan medis. Varises merupakan kelainan pada pelebaran pembuluh darah vena (balik) yang berfungsi mengangkut darah sisa metabolisme dari seluruh jaringan tubuh dan kembali ke jantung. Terkadang ada sebagian orang yang tidak begitu mempermasalahkan varises yang ia alami di kaki. Namun ada juga yang menganggap penyakit varises yang ia dirita menjadi beban hidupnya, apalagi dia bekerja sebagai publik figur tentu penyakit varises di kaki akan sangat mengganggu penampilannya.

Jika ada yang bertanya kepada kami bagaimana cara mengobati varises, tentu akan kami jawab dengan ramuan / obat herbal. Yang lebih aman dan halal bila dibanding dengan obat-obatan kimia. Jika ada yang lebih halal dan aman mengapa masih mencari produk yang belum tentu halal dan aman ?

Hati-hati mengkonsumsi obat kimia, apalagi buatan china. Yang sekarang semakin marak produk palsu yang malah merusak anggota badan kita.

Pengobatan Herbal

cara mengobati varises keloid dengan obat herbal
Semua penyakit ada obatnya, begitu juga dengan permasalahan Varises. Dengan pengobatan varises secara alami dengan obat herbal, insya Alloh keluhan permasalahan yang Anda alami dapat terselesaikan.

Nama produk : Variseloid
Harga : Rp. 50.000, (Belum termasuk ongkos kirim)
Produsen : PT. Unique Herbamed Indonesia
Isi / volume : 30 kapsul @ 250 mg.
Perizinan : MUI Halal Kapsul : 00260027540104
DEPKES RI 015/04/00000000/05.07

Obat herbal ini diformulasikan bagi Anda yang mempunyai GANGGUAN VARISES, KELOID & SELULIT.

Khasiat Herbal Variseloid

Membantu mengatasi dan mengobati :
  1. varises,
  2. keloid,
  3. selulit,
  4. gangguan tenunan urat,
  5. luka bakar dan melindungi kulitdari sinar ultraviolet matahari.

SARAN :

Selain diminum, isi kapsul dibuka campur dengan sedikit air kemudian dioleskan pada bagian yang sakit, 30 menit sebelum mandi pagi dan malam menjelang tidur.

Komposisi :

  1. Gynura segetum 70 mg
  2. Typhonium flagelliforme 65 mg
  3. Centella asiatica 60 mg
  4. Adrographi panicultaa 55 mg

Aturan Pakai :

3 X 2 kapsul/hari, 30 menit sebelum makan atau 1 jam setelah makan.

PEMESANAN :

Sms Ketik : PESAN - VARISELOID - JUMLAH - NAMA LENGKAP - ALAMAT LENGKAP - KODEPOS. Ke Nomer 08562509013

Contoh : PESAN VARISELOID 1 HADI WIJAYA JL. MERAK PANCOT NO.2 KALIMANTAN TENGAH 98871

Kami akan segera mengkonfirmasi secepatnya dan selengkapnya.

Selasa, 07 Agustus 2012

Gejala dan Cara Mengobati, Mencegah Penyakit Gonore

Gambar tanda-tanda penyebab penyakit gonore cara mengobati gonore secara alamiPenyakit gonore adalah salah satu penyakit yang menakutkan bagi pria dan wanita dewasa. Penyakit yang terkenal karena efek dari penyakit kelamin seksual, yang kebanyakan dialami oleh para pria dan wanita dewasa yang sudah melakukan hubungan seks. Gonore adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorhoeae yang menginfeksi lapisan dalam saluran kandung kemih, leher rahim, rektum, tenggorokan, serta bagian putih mata. Penyakit gonore ini dapat mneyebar melalui aliran darah ke bagian tubuh lainnya terutama pada kulit dan persendian. Bila penyakit gonore ini menyerang wanita, maka wanita tersebut bisa merasakan nyeri panggul serta gangguan reproduksi. Penyakit gonore ini tidak hanya menyerang pria dan wanita dewasa. Namun bayi yang baru lahir sekalipun bisa terinfeksi gonore dari ibunya bila selama proses kelahiran terjadi pembengkakan pada kedua kelopak matanya dan mengeluarkan nanah. Bila tidak segera ditangani dan diobati, bisa menyebabkan kebutaan pada bayinya.

GEJALA PENYAKIT GONORE

  • Pada pria, akan keluar nanah dari dari saluran kencing dan rasanya sangat panas seperti terbakar,
  • Pada wanita, infeksi dapat terjadi pada saluran kencing, vagina ataupun cervic.
  • Wanita juga bisa merasakan nyeri perut yang sangat hebat
  • Bertambahnya cairan yang keluar dari vagina
  • Ujung buah zakar berwarna merah dan membengkak
  • Merasakan sakit yang luar biasa saat buang air kecil
  • Air kencing berwarna kuning kehijauan

MENCEGAH PENYAKIT GONORE

Satu-satunya cara untuk mencegah penyakit gonore ini adalah menghindari gaya hidup seks bebas dan selalu setia kepada pasangan. Dengan melakukan seks bebas, kita bisa dengan mudah tertutar penyakit gonore ini. Oleh karena itu itu, untuk memutus rantai penyakit gonore ini, kita tidak berganti-ganti pasangan dalam berhubungan seksual. Karena kita tidak pernah tahu seseorang tersebut menderita penyakit gonore maupun penyakit menular seksual yang lainnya.

Obat Herbal Gonore

Gonore atau kencing nanah dapat disembuhkan dengan obat/ramuan herbal. Kami mempunyai 1 paket produk herbal yang diformulakan bagi Anda yang menderita Gonore (kencing nanah). Baik yang baru gejala maupun yang sudah parah / akut.

Herba Bantugin

obat herbal penyakit gonore kencing nanah cara menyembuhkan kencing nanah

BANTUGIN adalah ramuan herbal 100% alami yang terbuat dari tanaman obat pilihan, tidak mengandung bahan kimia sehingga tidak menimbulkan efek samping serta baik dan aman digunakan dalam jangka panjang.

BANTUGIN bermanfaat menjaga dan membantu meningkatkan kesehatan organ ginjal, mengatasi radang ginjal, meredakan nyeri pinggang, melancarkan buang air kecil, mengobati infeksi saluran kencing, menghancurkan batu ginjal dan batu empedu, mencegah pembentukan endapan ginjal serta mencegah pembentukan endapan ginjal serta mencegah terjadinya gagal ginjal.

Herbal Androbiotik

Obat gonore herbal kencing nanah sembuh alami
Herbal ANDROBIOTIK adalah ramuan herbal 100% alami yang terbuat dari tanaman obat pilihan, yang digunakan untuk penyakit yang memerlukan antibiotik alami, komposisi herbal ini sangatlah sinergis serta tidak mengandung bahan kimia sehingga tidak menimbulkan efek samping serta baik dan aman digunakan dalam jangka panjang

Berkhasiat dalam mengobati :
  • Radang tenggorokan,
  • radang akut usus buntu (akut apendisitis),
  • radang hati (hepatitis),
  • radang paru (pneumonia),
  • pembesaran prostat,
  • gondongan (parotitis), diare,
  • sakit maag (gastritis),
  • kencing nanah (gonorhoe),
  • infeksi saluran kemih (ISK),
  • infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), luka yang sulit sembuh.

Komposisi

  1. Herba sambiloto (Andrographis peniculata)
  2. Temulawak (curcuma rizhoma)
  3. Herbal jombang (taraxacum officinale)

Herbal Cakar Ayam

ramuan herbal penyakit gonore kencing nanah
Herba Cakar Ayam adalah herba dari tumbuhan cakar ayam dengan nama latin Sellaginellae Doerdelinii Herba.

Efek Farmakologi Herbal:

Menghilangkan panas, melancarkan aliran darah, anti tostik, antineoplasma, menghentikan pendarahan (hemostatis) dan menghilangkan bengkak.

Kesemua herbal diatas merupakan 1 (satu) paket yang dapat Anda gunakan untuk mengobati dan mencegah penyakit Gonore (kencing nanah).

Harga : 183.000 (Bebas Ongkos Kirim Seluruh Indonesia)

PEMESANAN

Sms Ketik :
Pesan - Paket Gonore - Jumlah - Nama Lengkap - Alamat Lengkap - Kode Pos.
Kirim Ke 0856 2509 013

Contoh : Pesan Paket Gonore 1 Agus Mardiyo Jl. seruni no.52 Cibaleka Ampus Jakarta Barat 58891

1 Paket berisi 3 produk herbal yang tertera diatas, dan harga diatas sudah bebas ongkos kirim di seluruh Indonesia.

Gonore. Penyakit gonore. Penyakit gonorrhea. Penyakit go. Penyakit sifilis. Penyakit gonorhoe. Penyakit gonorea.

Gonore adalah. Gonore pada wanita. Gejala gonore. Gonorhoe. Penyakit gonorhea. Gambar penyakit gonore. Pengertian gonore.

Penyakit menular seksual pada wanita. Gonore pada kehamilan. Pengertian gonorrhea. Penyebab penyakit gonore. Gambar gonore. Penyakit menular seksual. Obat penyakit go.

Gejala penyakit gonore. Gejala gonorrhea. Penyebab penyakit gonorrhea. Gonore pada pria. Penyakit gonorhe. Penyakit menular seksual gonore. Pengobatan gonorrhea.

Obat gonorrhea. Gejala penyakit gonorrhea. Neiseria gonore. Gonorrhea pada wanita. Penyakit g o. Tanda dan gejala gonore. Gonore pada ibu hamil.

Gejala gonorhoe. Penyakit gonorrhoe. Gonorrhea adalah. Penyebab gonorrhea. Gejala gonore pada wanita. Contoh penyakit go. Gonorhoe adalah.

Contoh obat untuk penyakit gonorhea. Pengertian penyakit gonore. Tentang penyakit gonore. Penyakit menular seksual sifilis. Tanda tanda gonore. Go pada wanita. Penyakit gonore pada wanita.

Obat penyakit gonorrhea. Laporan pendahuluan gonore. Penyakit gonorhae. Obat alami gonore. Gonoré. Penyakit gonoroe. Pengertian gonorhoe.

Penyebab penyakit gonorhoe. Cara mengobati gonorrhea. Obat tradisional gonore. Penyakit gonore pada pria. Gambar penyakit gonorhoe. Pengobatan gonore. Kehamilan dengan gonore.

Tentang gonore. Pengobatan penyakit gonorrhea. Gonore dalam kehamilan. Pengertian penyakit gonorhoe. Penyakit gonore kencing nanah. Gambar penyakit gonorea. Tanda tanda penyakit gonore.

Gejala gonore pada pria. Penyakit g.o. Gambar penyakit gonorrhea. Penyakit gonore pada ibu hamil. Gejala go pada wanita. Obat tradisional gonorrhea. Penyebab penyakit go.

Definisi penyakit gonore. Gonorrhea pada pria. Obat penyakit gonore. Pengobatan gonorhoe. Penyakit menular gonore. Cara gejala gonorrhea pada pria. Gambar pnyakit gonorhoe.

Neiseria gonorhoe. Gonorhoe pada wanita. Penyakit genore. Akibat penyakit gonore. Gejala penyakit gonorhoe. Gonorhe. Pnyakit go.

Gejala penyakit gonore pada pria. Gonorea. Cara mengobati penyakit gonorrhea. Penyakit wanita. Penyakit menular seksual gonorrhea. Gambar gonorhoe. Go penyakit.

Resep obat gonore. Penyebab penyakit gonorhea.

Banner 480 bawah




Your Clicks! Your Earning!