Banner 480

Tampilkan postingan dengan label tutorial jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tutorial jaringan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Agustus 2012

Membuat FTP Server Sendiri



Kalau anda seorang web developer tentunya istilah FTP (File Transfer Protocol) sudah tidak asing lagi di telinga anda. Dengan FTP kita dapat memindahkan satu file ke komputer server kita atau sebaliknya dari server ke komputer kita. Sebetulnya kegunaan FTP tidak hanyak untuk web developing aja, tetapi bisa lebih jauh misalnya secara pribadi anda mempunyai IP Static dari ISP anda dan anda bisa membuat FTP sendiri di komputer anda tersebut. Kegunaannya? Kita tetap bisa terkoneksi dengan komputer kita walaupun kita tidak di rumah. Dan jika anda tergabung dalam jaringan lokal perusahaan anda, anda bisa membuat FTP server sebagai pusat data perusahaan.
Di artikel ini saya akan menuliskan cara membuat FTP server dengan mudah (karena kalau susah saya ngga bisa hehehe). Kali ini kita akan membuat FTP Server menggunakan Filezilla Server di atas OS Windows XP Professional SP3. Sebetulnya di Windows XP Professional sendiri sudah ada fasilitas pembuatan FTP Server melalui IIS (Internet Information Services) tetapi saya kurang suka dengan IIS maka dari itu saya mencari alternatif lain.
Untuk menggunakan Filezilla Server cukup mudah:
  1. Download dulu installer-nya. Ukuran file-nya kecil koq cuman 2,3MB saja.
  2. Setelah terdownload, klik ganda file hasil download tadi.
  3. Lalu ikuti semua langkah yang ada (hanya klik tombol Next melulu).
  4. Setelah instalasi selesai, buka aplikasi FileZilla Server Interface.
  5. Anda akan di suguhi layar login, untuk pertama kali biarkan password kosong lalu klik tombol OK.
    login
  6. Perhatikan pesan yang ada, jika anda mendapat pesan seperti gambar di bawah ini, berarti anda sudah terkonek dengan FTP server anda.
    masuk
  7. Jika pengguna FTP server ini berjumlah lebih dari satu, lebih baik anda mulai kelompokan pengguna menurut level-nya sehingga anda akan mudah mengaturnya nanti, juga FTP server bisa lebih aman. Buat dulu group-nya dengan klik menu Edit -> Groups. Buat group baru dengan klik tombol Add.
    buat group baru
  8. Jangan lupa untuk mengarahkan group ini ke satu folder home. Arahkan ke folder yang akan di akses group ini. Klik di menu kiri Shared folders. Set juga permission group yang bersangkutan ke satu shared folder yang telah di tentukan. Klik tombol OK jika semua sudah terkonfigurasi.set folder home untuk group
  9. Sekarang set Users. Users inilah nanti yang akan kita gunakan untuk login ke FTP server ini. Klik menu Edit -> Users. Sama dengan group, tambahkan nama dengan klik Add. Berikan nama dan pilih groupnya lalu tekan tombol OK. Untuk memberikan password pada user tersebut. Centang radio box Password dan isikan password nya.
  10. Jika shared folder dan user udah dibikin, sekarang tiba saatnya untuk mencoba. Anda bisa memakai FTP client seperti Filezilla atau menggunakan FTP tool punya Windows. Kasus ini saya akan menggunan FTP tool punya Windows. Klik Start -> Run, ketik cmd di kotak isian lalu tekan enter. Ketikkan di prompt ftp 127.0.0.1 lalu tekan enter. Jika setting anda sudah benar semua, maka FTP client pun tersambung ke sistem anda.
    hasil
  11. Semua aktifitas client akan di tampilkan di tampilan FTP server.
    monitoring activity di FTP server
Selesai sudah! Tidak rumit kan? Intinya Download, instal, buka, beri group & nama dan set folder yang akan di akses. That’t it… simpel sekali. Semoga membantu

Jumat, 01 Juni 2012

Konfigurasi DLink 2542B Menggunakan Speedy


Telkom Speedy untuk produk DLink 2542B ! Mungkin ada beberapa dari kalian yg berpikiran mengapa saya hanya mengupas produk dari merk DLink ? Saya katakan bahwa saya tidak dibayar sepeser pun oleh DLink untuk mengupas produk mereka dan menurut pengamatan saya untuk Router ADSL merk DLink cukup laku dikalangan customer, selain itu produk ini juga sangat mudah dicari dipasaran saat ini.
Menurut pengamatan saya, untuk Router ADSL DLink 2542B masih kalah bagus dibandingkan produk terdahulunya yg saya bahas di-post terdahulu yaitu seri 2540T. Ada beberapa fitur yg tidak dimasukkan didalam produk DLink 2542B, tp fitur ini dimiliki di DLink 2540T, seperti : Virtual Server, DMZ, Parent Control, Bridge Filters, hingga SNMP ! Untuk yg fitur terakhir menurut saya cukup penting untuk mengetahui besar kecilnya traffic yg terpakai di jaringan anda saat ini. Dan yg saya cukup menjadi perhatian adl Router DLink 2542B bila dalam keadaan nyala suhu nya cukup tinggi / cepat sekali panasnya, entah apa yg menyebabkannya ! Tetapi terlepas dari semua itu, produk ini merupakan produk yg mudah ditemukan saat ini. Bagi yg penasaran seperti apa rupa dari produk ini, berikut saya coba tampilkan. Baiklah, sekian untuk pendahuluannya. Sekarang kita masuk ke bagian konfigurasi ya, setuju ? Apabila kalian membeli produk ini lengkap, DLink menyediakan akses untuk melakukan konfigurasi alat ini melalui 3 cara yaitu One Click (Software Bawaan DLink), Web based, dan Telnet. Hmm, mungkin dari kalian ada berpikiran kok ada Telnet didalamnya ? Nah saya juga menemukan hal ini secara iseng (terbiasa menggunakan Cisco) dan ternyata bisa dilakukan konfigurasi didalamnya.

Untuk kesempatan ini, saya akan mencoba membahas konfigurasi menggunakan web based saja yah ! Karena bila dibandingkan 2 cara lainnya, cara ini yg paling ampuh. Untuk informasi tambahan saja, sewaktu saya menggunakan software bawaan DLink untuk melakukan konfigurasi banyak mengalami kegagalan dan setelah saya menanyakan ke DLink Support, ternyata dari DLink Support malah menyarankan saya menggunakan web based. Aneh yah, smoga hal ini menjadi perhatian untuk DLink ! Inilah caranya konfigurasi menggunakan web based :
ok dech dari nanti mbak carissa marah..karena capek duduk terus, gara** lama nunggu info nya...cokidot..!
  1. Sambungkan DLink Router 2542B anda dengan PC anda menggunakan kabel LAN yg terdapat dari box pembelian.
  2. Setelah tersambung, buka browser anda dan ketikkan “http://192.168.1.1″ dan tekan ENTER. Apabila ini berhasil maka anda masukkan “Admin” sebagai username dan password anda, apabila tidak berhasil pastikan anda melakukan langkah 1 dengan benar.
  3. Pilih lah menu “Quick Setup” di sebelah kiri.
Akan tampil :  
Akan tampil : 
 Setelah itu : 
 Habis itu :
 Restart / Reboot lah Router DLink 2542B anda : 
 Proses Reboot / Restart Router sedang berjalan
 Anda akan mendapatkan konfirmasi bahwa Router DLink 2542B anda siap beraksi kembali"setelah pariwara berikut ini..hahaha...

Nah, ini lah pertanda bahwa Router DLink 2542B anda telah dapat digunakan untuk Internetan : 

Selamat mencoba semoga bermanfaat..!!!

sumber : http://www.ramiblog.net/2011/06/konfigurasi-dlink-2542b-dengan-speedy.html

Banner 480 bawah




Your Clicks! Your Earning!